In Ole Ole

Camilan Berkelas ‘Mete’ Asli Wonogiri


Buah Jambu monyet penghasil kacang mete

Tentu kita sudah tahu dan mengenal kacang mede. Sebuah camilan yang terbuat dari biji jambu monyet. Rasanya yang gurih dan khas membuat camilan ini menduduki kasta ‘mewah’ di jajaran aneka camilan. Harganya pun tergolong lumayan mahal. Biasa menjadi hidangan kecil acara-acara dan juga bisa menjadi ole-ole.

Mewah? Ya, melihat dari harganya saja sudah jauh disbanding harga camilan lainnya. Harga pada lebaran tahun 2014 kemarin di kotaku Wonogiri, sekilo mete matang mencapai Rp. 120.000,- Harga ini meningkat disbanding tahun-tahun sebelumnya. Harga itu sesuai dengan rasanya yang ‘pulen’ khas mete asli Wonogiri.

Mengapa cita rasa mete Wonogiri berbeda? Kondisi dan tekstur tanah yang jarang air disebut-sebut membuat pohon mete dapat tumbuh dengan baik. Sebagai jenis tanaman keras, mete mempunyai bentuk pohon batangan besar. Di hutan-hutan lindung kawasan Wonogiri seperti Hutan Lindung Ketu banyak dijumpai di sepanjang jalan yang melintasi hutan tersebut. 

Kacang mete
Pohon jambu mete yang subur menghasilkan buah jambu mete yang ranum dan menggiurkan. Warnanya merah menyala. Rasanya manis asam atau sepet. Tak banyak olahan dari buah jambunya. Biasanya hanya diambil ‘kepala’ jambu monyetnya alias mete. Buah yang segar dan unggul menghasilkan biji mete berkualitas. 

Ditambah dengan pengolahan yang masih tradisional tanpa bahan pengawet menghasilkan kacang mete yang berkualitas terbaik. Bercita rasa yang khas. Tak heran kacang mete asli produk Wonogiri mampu bersaing dengan mete dari daerah lain, seperti Sulawesi bahkan mancanegara.

Salah satu penjual mete asli di Pasar Wonogiri Kota (foto pribadi)
Dengan prospek bagus, produk mete Wonogiri itu menjadi andalan daerah yang dikenal dengan nasi tiwul dari gaplek singkong itu. camilan ini pun merambah ke meja-meja mewah para penikmatnya. Ingin coba? Bisa dibeli kok di swalayan dengan label asli Wonogiri. Atau anda juga bisa langsung berkunjung ke Wonogiri, jaraknya hanya sejam perjalanan dari Solo. 

Selamat berburu ole-ole khas Wonogiri. Rasakan nikmatnya dan sensasinya. (RG)

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Featured Post

Saat Tau Makanannya Gak Enak, Food Blogger Mesti Motret, Gimana Ya?

SEBAGAI Food Blogger kecuali sering icip-icip makanan dan minuman beraneka rupa, dalam   menuliskannya tentu sangat butuh foto-foto...

Google+ Followers

Viva LOG