In Goyang Lidah

Nikmatnya Sate Kuda ala Pak Eka



AKU termasuk yang paling demen menu Sate. Menu daging yang dibakar ini bagiku memenuhi cita rasa yang khas, apalagi daging kambing dengan aroma ‘prengus’ nya sangat nikmat. Ditambah dengan bumbu kecap nan pedas. Tapi ada juga loor yang ga suka karena aromanya itu.

Banyak sih daging yang bisa dimasak bumbu sate selain kambing. Yang umum adalah daging ayam, bebek, sapi, kelinci, rusa dan kuda!

Nah khusus untuk daging rusa mungkin susah didapat, maklum saja hewan ini dilindungi jadi susah mencari bahannya. Kalau kuda? Sate kuda? Wah ini juga jarang ditemui. Dulu masa mahasiswa aku sering mampir ke pasar Kranggan, Yogyakarta. Disana terkenal dengan menu sate kuda itu. Entah sekarang masih ada atau tidak.

Eeeh gegara sebuah postingan di grup Facebook KPK (Kompasiana Penggila Kuliner) tentang sate kuda ini, aku jadi pengen banget. Lama sekali ga makan menu ini seh hehee. Maka kuniatin saja untuk mencari lokasi warungnya. Warung KUNCI namanya. Singkatan dari Sate KUda dan sate keliNCI. Lokasi di Jl. Proklamasi Depok. Tak susah mencari, buktinya aku mudah menemukannya, setelah bertanya dua kali arah jalan Proklamasi. Ketemulah warung Kunci yang berada di pinggiran jalan itu.
14197345871817375907
Warung sederhana dengan menu sate nan lengkap. (Foto Ganendra)
Pak Eka nama pemiliknya. Aku langsung pesan sate kuda dan sate kelinci. Ternyata tersedia lengkap sate lainnya. Ada sate ayam, sapi, kambing dan ada pula menu tongseng dari daging tersebut. Ada juga kwetiau, bakmi, nasi goreng. Sedangkan minumannya siap sedia anek jus dan es.

Akhirnya terpuaskan juga rasa kangen sate kuda. Satu porsi sate kuda sebanyak 10 tusuk dengan bumbu kecap seharga Rp. 26 ribu. Dagingnya lumayan besar, berserat namun tak a lot. Cukup empuk. Satu lagi sate kelinci dengan daging yang lebih kecil. Iyaa dong, pan kelinci lebih kecil daripada kuda yaaa heheee. Satu porsi seharga Rp. 23 ribu. Lumayan sih. Cuman kalau lebih terasa mesti dua porsi heheee.

14197346531467250237
Sate kelinci bumbu kacang Warung KUNCI. (Foto Ganendra)
1419734729847632349
Sate kuda bumbu kecap warung KUNCI. (Foto Ganendra)
14197347771212710494
Ini sate kuda dan kelinci masing-masing separoh porsi. Separohnya lagi dibungkus hehee. (Foto Ganendra)

Lantas gimana sejarah Pak Eka membuka waring KUNCInya?

Profesi penjual sate sudah ditekuninya sejak 2008an, saat dia memutuskan keluar dari pekerjaan sebagai buruh sebuah pabrik. “Pengen buka usaha,” katanya.

Tekadnya itu membuatnya berpikir tentang menu yang unik dan menarik penggemar. Sate menjadi pilihan karena banyak yang menyukainya. Akhirnya ketemu ide untuk jual sate kuda, kelinci dan rusa. Namun sulitnya mencari daging rusa akhirnya sate rusa tidak bisa disediakan menunya.

Jualan diawali dengan menjadi penjual sate pikulan. Beberapa tahun kemudian setelah mampu, dia menyewa warung yang ditempatinya sekarang ini. Dalam perkembangannya karena banyak permintaan menu sate lainnya, maka disediakan pula sate ayam, kambing dan sapi.

Lalu darimana kuda dan kelinci itu berasal? Katanya kalau kuda paling banyak ada di Jogjakarta, sedangkan kelinci dari Bandung.

Nah bagi yang berminat dengan menu KUNCI, kuda dan kelinci bolehlah mampir. Eh bisa juga pesanan lewat online untuk wilayah sekitaran Depok, minimal pembelian Rp 100 ribu.

Oke jangan tunggu air liur anda menetes, cobain deh Sate KUNCI Pak Eka. #Salam Kenyang

Warung SATE KUNCI (Sate Kuda & Sate Kelinci)
Jl. Proklamasi No 29 Depok 2
Telp. 97198362 / 947 45 812 (EKA)
BB 7521CB9A

@rahabganendra

Artikel ini diyatangkan juga di Akun Kompasiana "Nikmatnya Sate Kuda Ala Pak Eka"

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Featured Post

Saat Tau Makanannya Gak Enak, Food Blogger Mesti Motret, Gimana Ya?

SEBAGAI Food Blogger kecuali sering icip-icip makanan dan minuman beraneka rupa, dalam   menuliskannya tentu sangat butuh foto-foto...

Google+ Followers

Viva LOG