In Ole Ole Tips Kuliner

Telur Asin Bergizi, Tapi Hati-Hati


TELUR asin sudah sangat populer. Makanan ini sudah menjadi pendamping nasi yang digemari karena rasa asinnya yang enak dan lezat. Ada juga yang mengkonsumsinya tanpa nasi. Tak heran banyak yang menjadikan telor asin sebagai ole-ole. Misalnya saja di Brebes yang terkenal dengan produk khas telor asinnya. Namun mengkonsumsi telur asin, ada batasannya lhoo... soalnya kalau berlebih alih-alih mendukung kesehatan, malahan bisa mengganggu!

Saya sendiri sangat suka telor asin. Setiap mudik lebaran dari Jakarta ke Wonogiri dan lewat Brebes, selalu membelinya barang beberapa kotak. Sifat telor asin yang tahan lama, dan menjadi ‘pengganjal’ perut karena mengenyangkan, cocok buat perjalanan. Bahkan kadang saat saya gak selera makan, telor asin menjadi pembangkir seleranya. 

Kebanyakan telor asin dibuat dari telor bebek. Saya sendiri jarang menemui telor asin dari telor ayam. Mungkin karena kulit telur serta kualitasnya yang lebih baik daripada telur  ayam, maka telor bebek paling pas untuk diolah menjadi telor asin.

Beda banget sih teksturnya disbanding telor ayam. Telur bebek lebih lebih kenyal, lebih lezat, serta bisa menyerap garam lebih baik.  Telur bebek ukurannya lebih besar, serta lebih tinggi kalorinya hingga 50% daripada telur ayam, serta mengandung beberapa nutrisi penting.

Lalu apa saja manfaat telor asin?

Kandungan protein, lemak dan karbohidrat

Penelitian menyebutkan bahwa telur bebek asin bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan kandungan kalori telur bebek terdiri dari protein, lemak dan karbohidrat. Protein tentu kandungannya tinggi. Komposisi setiap butir telur bebek, terkandung di dalamnya 9 gram protein, 9,6 gram lemak dan 1 gram karbohidrat.  Kandungan nutrisi itu semua menghasilkan energi bagi tubuh dan lebih mengenyangkan. Wah makanya makan satu butir saja sudah lumayan kenyang yaaa. Eh kecuali itu kandungan telur bebek itu mendukung mekanisme  kesehatan tubuh seperti otot, kulit, rambut dan lain-lain.

Kandungan Vitamin

Kandungan vitamin telur bebek adalah vitamin A dan vitamin B 12 . Tahu khan vitamin A sangat penting untuk menjaga kesehatan penglihatan. Juga bermanfaat untuk mempromosikan pengembangan sel baru demi menjaga jaringan tubuh yang sehat. Sementara itu vitamin B12 berguna untuk kesehatan saraf dan meningkatkan fungsi sel darah merah.

Satu butir telor telur bebek mengandung sekitar 472 IU vitamin A dan menawarkan sekitar 3,8 mikrogram. Selain kedua vitamin tersebut juga terkandung vitamin B kompleks, vitamin D dan vitamin E.

Kandungan Mineral

Ada kandungan mineralnya juga lhooo, yakni selenium dan zat besi. Selenium berguna untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh yang sehat, serta membantu tubuh untuk membuat hormon di kelenjar tiroid. Zat besi berfungsi untuk membantu sel darah merah mengangkut oksigen dan membantu tubuh untuk memproduksi energi. Satu butir telur bebek mengandung 2,7 miligram zat besi. Mineral lainnya juga ada, seperti seng, fosfor dan kalsium.

Wah banyak banget khan kandungan telur asinnya. Sudah lezaat, enak, nikmat dan sehat lagi. Eitts, jangan seneng dulu. Ternyata makan telur asin juga harus berhati-hati. Soalnya bisa berefek gak bagus juga kalau berlebihan. Apa sih efeknya?

Kandungan kolesterol telur bebek lumayan tinggi. Setiap telur mengandung 619 miligram kolesterol, dimana ini dua kali lipat melebihi dari batasan asupan harian yang direkomendasikan. Beberapa penelitian memang menunjukkan jika kolesterol dari makanan tak akan berpengaruh banyak. Tapi mengkonsumsi apapun secara berlebihan tak baik bukan?

Nah, makan telur asin juga begitu, cukup sebutir sehari dengan diimbangi konsumsi sayuran dan makanan bebas cholesterol lainnya. Hati-hati deh buat yang punay penyakit jantung, darah tinggi. Pokoknya ingat batasannya yaaaa. Waspada dan hati-hati. Apalagi dulu pernah ada produk telur palsu dari Tiongkok. Siapa tahu nyampe ke negeri kita. Mudah-mudahan enggak deh. Ngerrii. Telurnya palsu, pakai formalin, pewarna. waaahhh sereeemm.  Kuncinya sih tetap waspada terhadap segala jenis makanan yang akan kita konsumsi. Hati-hati agar kesehatan kita tak terganggu. Salam kuliner nusantara.

@mas_lahab

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Featured Post

Saat Tau Makanannya Gak Enak, Food Blogger Mesti Motret, Gimana Ya?

SEBAGAI Food Blogger kecuali sering icip-icip makanan dan minuman beraneka rupa, dalam   menuliskannya tentu sangat butuh foto-foto...

Google+ Followers

Viva LOG