‘Cling’ Mudahnya Memasak dengan Philips



Memasuki bulan suci ramadhan 1436 H, di bulan Juni 2015 tentu tak terlepas dari masalah sahur dan berbuka puasa. Biasanya di bulan yang istimewa, sajian menu-menu makanannya pun juga tak kalah istimewa. Bahkan sepertinya sudah lazim di bulan ramadhan selalu orang-orang menyediakan menu istimewa. Baik itu dari hasil membeli maupun mengolah sendiri.

Tak sedikit orang yang suka membeli camilan, takjil, maupun jajan menu special untuk berbuka puasa maupun sahur. Namun tak sedikit orang yang memilih menyibukkan diri memasak makanan istimewa di dapur. Alasan selain mengisi waktu dengan hobi memasak, juga karena memasak makanan sendiri lebih terjamin kebersihan dan kesehatannya. Kecuali itu juga lebih hemat, tentunya karena masakan sekeluarga untuk banyak orang. Juga tak kalah pentingnya adalah kita bisa menyeimbangkan nutrisi antara karbohidrat, protein, lemak dan zat lainnya secara berimbang. Oya, satu lagi, kita bisa berekspresi sesuka hati sesuai selera. Asyikkan memasak seperti berekreasi.

Tentu saat memasak kita tak mau menghabiskan waktu banyak. Apalagi kalau jenis makanannya beragam, jadi semakin ribet saja khan. Pengennya kita memasak dengan efektif dan efesien. Baik dari waktu, tenaga, kemudahan dan kenyamanan. Nah membaca kebutuhan penghobi masak ini alias orang yang suka berkutat di dapur, Philips sebagai perusahaan yang ternama terkait produk rumah tangganya, memberikan solusi pintar dan praktis dalam hal memasak makanan. Khususnya memenuhi kepentingan bulan puasa. Philips memberikan solusi masak praktis, efektif dan efesien. Bener-bener Inovasi dapur! Inovasi dapur Philips apa itu?

Begini ceritanya. Pada Senin 15 Juni 2015 yang lalu, saya beruntung bisa menghadiri acara Ramadhan Cooking Chalenge Philips yang digelar di Ballroom Thamrin Nine, Jakarta Pusat. Acaranya seru. Dihadiri para blogger kuliner yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Pada kesempatan itu Philips memperkenalkan ‘inovasi dapur’ dengan produk-produknya yang modern dan berkinerja praktis. Bukan hanya diperkenalkan, namun para blogger langsung menguji produk-produk peralatan masak inovasi dapur Philips itu. Jadi amazing banget deh. Memasak dengan peralatan baru dan canggih ala Philips. Para blogger dibagi menjadi beberapa kelompok meja, beranggotakan antara 6-7 orang. Aku sendiri masuk ke kelompok 4, bareng emak-emak blogger yang mayoritas sudah kukenal.
Tim 4 mejeng bareng Novita Angie dan Chef Yudha. (foto masLahab)

Acara Ramadhan Cooking Chalenge dikemas seru. Acara dipandu artis kenamaan Novita Angie. Sebagai awal, acara dibuka langsung oleh Erik Van Houten, selaku Head of Consommer Philips Indonesia yang memberi sambutan dengan bahasa Inggris diselingi bahasa Indonesia, meski terbata-bata. Berdiri di panggung yang didesain bak Dapur Philips, pada intinya Erik menyatakan optimis bahwa Philips yang telah ternama sebagai produk berkualitas, bisa menjadi sarana memasak yang handal bagi masyarakat di Indonesia.

Berlanjut dengan dikenalkannya chef yang sudah lumayan populer, karena sering nongol di TV Nasional, Chef Yudha. Chef Yudha ini memperagakan langsung memasak 4 jenis menu yang disebutnya sangat cocok menjadi menu selama bulan puasa. Hanya dalam tempo 30 menit, Chef Yudha mampu menyelesaikan 4 menu, yakni Nasi Briyani, Quim Steam Bapao, Kue Cubit dan minuman Jeruk Coco. 30 menit? Benar! Keren yak…. 30 menit memasak menu berat (nasi) sekaligus minumannya. Gimana sih bisa masak dengan cepat dan praktis itu?

Chef Yudha menyatakan bahwa selain peralatan masak Philips yang support memasak praktis, maka memasak diperlukan kiat khusus.

“Ingat 3 P. Planning, Preparation, Process. Artinya Perencanaan, persiapan, proses,” kata Chef Yudha. Sooo… dengan 3P itu proses memasak menjadi lancar dan mudah. Dan itu sudah dibuktikan oleh Chef Yudha di hadapan blogger, komunitas kuliner dan awak media.
Chef Yudha (kiri), Erick (tengah) dan Bu Maria (kanan). (foto masLahab)

Nah Chef Yudha memperkenalkan ‘senjata perangnya’ yakni Perlengkapan Masak Philips, produk inovasi dapur Philips,  ada  Philips Electric Pressure Cooker, Philips Food Steamer, Philips Mixer, Philips Citrus Press, Philips Sandwich Maker dan Philips Hand Blender. Dengan senjata perang itu, 4 menu kelar dengan sempurna.
 
Philips Electric Pressure Cooker Memasak Nasi Briyani


Perlu tau dulu dong, apa itu Philips Electric Pressure Cooker. Produk ini adalah sarana memasak dengan pintar dan cepat menggunakan tekanan tinggi serta panas untuk melunakkan makanan dengan waktu cepat, sehingga nutrisi tetap terjaga. Berkapasitas 5 L dilengkapi dengan pot anti lengket memudahkan aktivitas memasak. Dan terbukti saat kami dari kelompok 4 memasak nasi briyani. Sesuai dengan konsep 3P maka yang kami lakukan adalah planning: masing-masing menu serta berbagi kerja. Kemudian persiapan segala kebutuhan bahan menu. Lalu memprosesnya.

Philips Electric Pressure Cooker. (screenshot masLahab)

Untuk nasi briyani ini, kami menyiapkan bahan-bahannya. 2 orang teman bertugas mengambil bahan-bahan yang ada di meja depan. Disana siap dengan semua bahan yang diperlukan. Dengan sigap bahan nasi briyani siap digunakan, seperti, 1 gelas beras bramasti, 250 gram daging kambing dipotong dadu, 350 ml yogurt, miyak untuk menumis, 1 sdt jahe bubuk, 3 siung bawang putih, 25 gr bawang bombay, 1/2 sdt cengkeh, 1/8 sdt jinten, 1 sdm garam masala, 25 gram cabe hijau keriting boleh juga digunakan apabila berselera.

Aneka bahan masakan. (foto masLahab)


Siap dengan bahannya, kami siap dengan proses. Berbagi tugas, untuk memasak nasi briyani ini, teman blogger, Irma menjadi motornya. Menyiapkan beras, mencuci lalu menyiapkan bumbu. Bumbu dihaluskan dengan menggunakan Philips Hand Blender yang bermata pisau tajam. Berteknologi Promix blending technology, Hand Blender mampu menghaluskan bahan dengan sempurna dan gampang tak pake lama deh. Bumbu pun siap sempurna dengan halus maksimal.

Menghaluskan bumbu dengan Philips Hand Blender. Gampang dan sempurna. (foto masLahab)

Sementara Mbak Githa yang mengiris daging kambing menjadi potongan dadu kecil. Lumayan cekatan, maklum emak-emak hobi masak getu lorrr hehee. Saya sih ngawasin aja seperti mandor, mengingatkan mana yang kurang, termasuk beraksi membaui aroma. “Sedap apa belum” heheee. Kami bener-bener sibuk, namun semangat dan kompak.

“Wah kompak bener ini kelompok 4,” kata Novita Angie yang berkeliling memantau jalannya lomba.

Setelah semua bahan bumbu, beras, dan daging kambing telah siap, mulailah mengoperasikan Pressure Cooker. Mudah saja hanya dengan memencet fitur tombol yang berada di bagian depan. Semua elektrik. Nyalakan fungsi BAKE, beri sedikit minyak, tumis bawang Bombay, dan bumbu halus hingga harum, minyaknya keluar, baru masukin daging kambingnya. Lalu tambahkan potongan tomat, yogurt, potongan daun mint, daun ketumbar, bawang goreng, bawang dan merica. Aduk merata. Baru kemudian beras basmati dan air dimasukin. Ingat perbandinganya 1 ; 1,5. Jangan kurang atau lebih. Kurang air akan jadi keras nasinya. Bila lebih akan jadi bubur. Sooo…hati-hati yaaa.

Penampakan nasi briyani ala kelompok 4. (foto masLahab)

Kemudian aduk merata, dan pencet fungsi Otomatis RICE. Seting waktunya selama 15 menitan.  Kelar, tinggal tunggu matang dengan sempurna. Saya sempat bingung juga, mengolah masakan dengan Pressure Cooker ini, soalnya sekali masak kita sudah dapat satu menu lengkap, nasi dan lauk pauknya. “Kok bisa matang barengan yaa, antara daging dan berasnya?” Itu yang aku tanyakan pada Chef Yudha.

“Itu karena Pressure Cooker dilengkapi dengan teknologi tekanan tinggi serta panas sehingga mampu melunakkan dengan cepat dan menjaga nutrisinya,’ Jawab Chef Yudha. Waaah kerenlah ini. Memasak jadi bener-bener gampang. tinggal tunggu dan Cling… matang deh bareng-bareng. Heheheee

Sedap nian ini nasi briyani. (foto masLahab)
Resep. (foto masLahab)

Bikin Quick Steam Bapao Simple dengan Philips Food Steamer


Nah menunggu proses nasi briyani matang, kita bisa memasak menu lainnya, yakni Quick Steam Bapao. Philips Food Steamner  terdiri dari 2 tingkat. Masing-masing tingkat dipergunakan sesuai peruntukkannya dalam waktu bersamaan. Uniknya ada tampungan air di bagian bawah sehingga air untuk mengukus tidak bercampur dengan air dari bahan makanan yang dikukus. Nah air itu bisa juga dipakai sebagai kuah. Sedap dan tak terbuang bukan?

Philips Food Steamer. (screenshot masLahab)

Bahan memasak yang harus disiapkan untuk Quick Steam Bapao ini adalah terbagi menjadi bagian isi dan adonan bapaonya. Adonan bapaonya terdiri dari bahan 2 gelas tepung terigu protein sedang, 1,5 sdm baking powder, 1/2 gelas santan kental, minyak wijen, 150 gr fillet dada ayam, 1/4 ikat ketumbar segar, 2 sdm saus hoisin, 1/2 sdm soy sauce kikkoman, 1/2 gelas jamur shitake segar, 2 sdm wijen biji panggang, 1 buah jeruk nipis.

Resep. (foto masLahab)

Cara membuatnya seperti diperagakan Chef Yudha, dalam Food Procesor masukan baking powder, dan tepung lalu bliz sebentar. lalu masukan santan, minyak wijen dan garam. proses sampai terbentuk adonan. Bentuk adonan dalam cupcake lalu kukus. Taruh di bagian atas Philips Food Steamer. Lalu dalam mangkuk lain, masukan irisan ayam,saus hoisin, soy saus, ketumbar, jus jeruk nipis, lalu kukus di bagian tengah. Sementara bagian bawah,beri potongan jamur. kelar deh tinggal tunggu matang.

Cling, setelah matang, keluarkan dan sajikan dengan saus hoisin, irisan timun dan taburan wijen. Sekilas bapaonya mirip burger yaa, soalnya bapao disajikan dengan irisan toping di bagian tengah. Tapi tetap saja sedaaappp. :)

Quick Steam Bapao. (foto masLahab)

Bikin Kue Cubit Gampang banget dengan Sandwich Maker

Nah ini dia, kita diajarin Chef Yudha bikin kue cubit dengan Philips Sandwich Maker. Tak kalah ama abang-abang penjual kue cubit dah pokoknya. Hehehee. Sekilas kulihat Sandwich Maker ini berbentuk simple saja. Bagiannya bisa dibuka, seperti membuka rumah kerang. Sistemnya seperti dipress. Mau tau bikin kue cubit pake alat ini?

(screenshot masLahab)

Resep. (foto masLahab)

Siapin bahannya dulu. Bahannya 2 butir telur , 75 gr gula pasir, 1/2 sdt baking powder, 150 gr tepung terigu protein sedang, 25 gr butter tawar lelehkan dan 1/4 vanila. Untuk Topping menggunakan meses, kitkat dan Oreo. Bahan siap mari kita olah seperti diperagakan Chef Yudha. Bahan gula dan telur mixer sampai mengembang. Masukkan butter cair dan vanilla,lalu aduk. Ayak tepung dan baking soda. Aduk tepung perlahan menggunakan spatula. Setelah siap, masukan adonan ke dalam Philips Sandwich Maker. Jangan lupa beri toping sesuai selera, meses, oreo ataupun kitkat. Tutup dengan adonan lagi. Selesai tutup Philips Sandwich Maker-nya. Tak butuh waktu lama, ga sampai 2 menit, matang deh kue cubitnya. Cling!

Kue Cubitnya bener-bener legit. (foto masLahab)

Segarnya Jeruk Coco dengan Philips Citrus Press


Nah untuk seger-seger, harus dong bikin minumannya. Chef Yudha kasih resep bikin Jeruk Coco pakai alat Philips Citrus Press. Kita siapin bahannya dulu. Siapin 3 buah jeruk mandarin , 30 gr nata de coco, 60 peach kalengan, es batu secukupnya, madu secukupnya dan daun mint sebagai Garnish.

(screenshot masLahab)

Mulai dengan peras jeruknya. Menggunakan Philips Citrus Press, jeruk mudah sekali diperas. Potong menjadi dua bagian, peras dengan cara memutar perlahan sambil ditekan. Jeruk akan terperas dan biji-bijinya akan tertampung sendiri tidak bercampur dengan air perasan jeruk. Simple namun bermanfaat karena jeruk terperas dengan maksimal menggunkan Philips Citrus Press.

Kemudian masukkan jeruk dalam  wadah tersendiri lalu tambahin peach. Lumatkan peach namun jangan sampai hancur yaaa dengan menggunakan  Philips Hand Blender. Selesai, tuang dalam gelas yang berisi es batu. Kasih variasi hiasan mint dan potongan jeruk. Cling… jadi deh.. segarrrr!

Jeruk Coco...swegeerrrr. (foto masLahab)
Eh ada satu lagi peralatan Philips yang keren, yakni Juicer. Alat untuk membuat jus buah-buahan. Saat sebelum acara tersedia jus jeruk hasil dari Juicer Philips. Satu jeruk asli dikupas menghasilkan setengah gelas plastik. Tanpa campuran murni, dan tentu sehat pastinya. Swegerrr banget deh.



Jus jeruk Juicer. Segerrrr. (foto masLahab)
(screenshot masLahab)


Nah dah tau khan keunggulan produk inovasi Dapur Philips? Yang jelas peralatan yang sudah kami coba benar-benar mudah menggunakannya, namun sangat membantu proses memasak menjadi gampang, praktis dan simple. Hasilnya menu-menu makanan kita bersih dan sehat. Iya dong, soalnya kita bisa memilih bahan makanan yang berkualitas baik itu kebersihannya maupun kondisinya. Yang jelas kita bisa kontrol deh. Ditunjang oleh peralatan masak Philips yang modern dan higienis. 

Pokoknya menggunakan alat-alat itu memasak menjadi aktivitas menyenangkan dan menghemat waktu. 4 menu yang kami coba tak habis waktu 45 menit. Cocok banget khan untuk menemani memasak di bulan puasa? Dengan kondisi yang agak capek pun bisa memasak dengan gampang. Terlebih lagi  irit waktu masak. Sekali masak bisa beragam menu. Cling! Jadi deh.

Soo… selamat mencoba produk Inovasi Dapur Philips yang benar-benar inovatif. memasak menu berbuka maupun sahur dengan mudah dan sehat. Oke, sekalian deh aku ucapin Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1436 H, semoga berkah kebaikan mendatangi di bulan barokah ini. Terima kasih Philips. #SalamLahab #SalamKenyang

Pengen tau info lebih lanjut tentang Philips?

Silakan klik dibawah ini=
 
Philips Product
Facebook Philips Home Living
Twitter @Philips_ID 


@mas_lahab

#PhilipsElectricPressureCooker #PhilipsFoodSteamer #PhilipsMixer #PhilipsCitrusPress #PhilipsSandwichMaker #PhilipsHandBlender #PeralatanMasakPhilips #PerlengkapanMasakPhilips #InovasiDapur #DapurPhilips

***

Tulisan ini menjadi salah satu pemenang lomba Blog 
Ramadhan Cooking Chalenge bersama Philips.



Hangout Happy di Happy Day Restoran



#MakanKenyang - Banyak restoran yang bisa menjadi pilihan tempat makan. Baik itu makan sendiri maupun makan rame-rame bareng ‘genk’ ataupun keluarga. Di ibukota tentu tak sedikit resto yang bisa menjadi pilihan. Dan tentu saja memilih resto yang cocok gampang-gampang susah. Iya, gampang tinggal pilih dari sekian banyak resto, asal ada duit hehee. Susahnya?

Yaa susah memilih yang sesuai dengan keinginan kita, seperti menunya mesti enak, terus soal harga yang ekonomis dong, maksimal sebanding dengan kualitas menunya. Terus lokasinya jangan yang susah, cari yang strategis dan mudah dijangkau. Males banget khan kalau nyari lokasinya susah, ditambah lagi parkirnya juga ribet. Terus suasananya tentu yang nyaman.

Datang ke Happy Day Restauran di Jl. Juanda No 19, Jakarta Pusat, aku menemukan hal yang berbeda. Selain kenyamanan, aku senang banget bisa lihat langsung chef yang masak. Maklum saja karena memang terbuka tampilannya. Membuat adonan pizza, meracik olahan dan lain-lain. Aneka menu terpampang jelas di board yang didesain berjajar. Ya, ada chalkboard dengan tertulis ragam menu lengkap dengan harganya. Mungkin dimaksudkan biar mudah meng-update menu-menunya. Soo, dengan harga yang terpampang pengunjung bisa dengan leluasa memilih dan memesan menu yang disukainya. Tapi tentu lebih lengkap yang ada di daftar menu yaaa.

Desain ruang masak plus chalkboard aneka menu dan harganya terpampang jelas. (foto @mas-lahab) 
Menyangkut menu ada 4 kategori menu. Aku bilang menu di Happy Day Resto ini ‘mendunia’. Artinya Menu dari beragam lapisan budaya kuliner dunia ada disini. Menu 'mendunia', apa aja ada. Lihat saja ada menu Indonesian, Italian, Chinese dan Western. Lumayan lengkap khan?

Inilah menurutku yang menjadi daya tarik. Secara banyak pilihan getu lorrr. Saat bosan dengan satu menu, dengan mudah dapet milih deh menu lainnya. Aku sendiri sudah nyobain beberapa menu makanan dan minuman. Taste-nya sesuai sih dengan gaya lidahku. Lidah orang yang demen makan heheee. Nah ini dia menu-menunya yang kucatet lengkap dengan rate harganya.

Menu Indonesia ada banyak macam, seperti soto Betawi, sop buntut, sop iga sapi, sate ayam, gado-gado, nasi goreng buntut, ayam goreng/ bakar, iga penyet, lontong cap gomeh, dan bahkan garang asem iga! Wuiihh... Rate harga mulai dari Rp. 21,900 sampai Rp. 69.900,-

Menu Western ada beragam menu seperti: sirloin steik wagyu, salmon steak, grilled chicken, chicken steak, fish & chips, BBQ chicken wings, happy day steak, monster cheese burger, sirloin steak lokal/ import, tenderloin steak lokal/ impor. Rate harga berkisar Rp. 29.900 – Rp. 115.900,-.

Menu Italian tersedia seperti: pizza, spaghety bolognes, fettucinne carbonara, spaghety marinara, beef lasagna, chicken codon bleu. Rate harga Rp. 31.900 – Rp 41.900,-

Menu Chinese tersedia cukup banyak ragamnya, seperti: siew mai / Ha kau, sweet corn soup, shrimp wanton noodle, sea food fried noodle, yang chow fried rice, prawn with mayonaise, kung pao chicken, spicy chicken and garlic. Rate harga Rp. 17.900 – Rp. 42.900,-

Cita Rasa Menu yang Amazing

Nah, rasanya belum lengkap kalau tak nyoba sendiri menu-menu ala ‘dunia’ tersebut. Iya tho? Aku sudah mencicipi beberapa menu makanan dan minuman, diantaranya menu western, Monster Cheese Burger. Menu italianya Beef lover pizza. Ada lagi menu lainnya Aglio Olio, Mushroom soup. Untuk minumannya ada icip-icip Happy Day Delight dan Summer Punch, terakhir desertnya Chocolate Melt.

Mantaapp Monster Cheese Burgernya. (foto @mas_lahab)
Wuuaahh Monster Cheese Burger bentuk dan rasanya sadisss men. Sadis rasanya, sadis porsinya hehee. Sadis karena daging beefnya benar-benar empuk, tidak alot dan tidak membuat ribet gigi heheee. Bagiku ini yang penting, secara gigi harus dimanja dengan makanan yang mudah dicerna. Hehe. Kebayangkan, gimana susahnya ngunyah daging alot hahaaa. Menu ini dibandrol dengan harga Rp. 73.900,- Harga saat ini yaaa.

Mushroom soupnya juaraaaaaa.  (foto @mas_lahab)
Menu Mushroom Soup juaraaaaa lhooo. Itu menurutku. Hangat dan leeerrr di lidah, lembut. Sensasi jamur dan kuahnya bikin lidah serasa berdansa karena rasa ‘something different’ yang terkandung di olahannya. Saya suka banget menu yang ini. Wajib nambah kalau makan lagi heheee. Harga seporsinya Rp. 18.900,-


Beef Lover Pizza. Oke juga.  (foto @mas_lahab)
Kalau Beef Lover Pizza, menurutku standar. Rasanya tetap enak seperti umumnya. Tapi tak salah deh kalau buat pilihan makan rame-rame, secara satu porsinya lumayan heheee.  Nah untuk nikmatin rame-rame menu ini harganya Rp. 31.900,-


Aglio Olio pedasnya jantan book. Aku suka banget.  (foto @mas_lahab)
Aglio Olio punya sensasi tersendiri, rasanya beda, awalnya agak gimana getu pas nempel di lidah. Tapi tetep aja rasa enaknya terbersit. Rasanya lumayan pedas. Ada cabe merah utuhnya yang sudah kerebus. Berani makan? heheee. Tapi buatku sih ‘nevermind’ soalnya aku khan pecinta menu pedas heheee. Kalau nggak pedas malah gak puas deh. Tapi kalau kawan-kawan tak suka pedas, boleh kok pesan yang tak pedas. Sesuain aja ma selera. Sooo enak dan nikmat tetap bisa dirasa dengan hanya merogoh kocek  Rp. 31.900,-

Happy Day Delight adem dan segar. (foto @mas_lahab)
Summer Punch, nendang abis.  (foto @mas_lahab)
Minumannya aku nyicipin khas restaurant ini, yakni Happy Day Delight. Minuman dingin dengan rasa soda yang menyegarkan. Cocok bagi yang demen minuman berkandungan soda. Minuman ini dibandrol Rp. 26.900. Minuman lainnya adalah Summer Punch. Nendang segarnya hehee. Tak ada kandungan soda, saat kuteguk. Menyegarkan dengan butiran-butiran buah di dalamnya. Hanya dengan uang Rp. 17.900, kita sudah bisa sruput-sruput segeerr deh heheee.


Chocolate Melt, cita rasa coklatnya lembut menggiurkan.  (foto @mas_lahab)
Lalu gimana dengan desertnya? Nyobain desert Chocolate Melt, ini juga menurutku juara. Chocolatenya itu looh, sadiss… kental, kerasa banget. Ditambah es cream yang menyegarkan. Pas banget ini racikannya. Wajib dicoba cuman keluarin duit Rp. 28.900,- Terbalas deh dengan citarasa chocolate asli.

Sooo, menu-menu nikmat dan eksotis itu tentu tak bisa mengesampingkan peran dari chef alias juru masak. Juru masaknya rerata kulihat sudah cukup berumur. Artinya pasti pengalaman banget mereka dengan menu-menu special sesuai budaya dunia, Itali, Western, Chinnese maupun Indonesia. Dikomandani oleh Pak Samudi, cita rasa menu di Happy Day Restaurant ternyata banyak diminati. Lihat saja pengunjungnya banyak. Termasuk saat saya mampir disana. Pengunjungnya ramai, baik itu keluarga maupun anak muda. Indikasi bahwa Happy Day Restaurant telah memiliki ‘pecinta’ menunya. Tentu saja, keberadaan Happy Day Restaurant yang telah berdiri sejak 8 Oktober 1993 sudah bisa menjadi bukti bahwa 23 tahun pengalaman itu sangat menentukan kepercayaan konsumennya.


Pak Samudi, sang chef, kunci cita rasa menu Happy Day yang berpengalaman.  (foto @mas_lahab)

Suasana yang Nyaman

Hidangan terasa lebih nikmat  dengan dukungan desain ruangan yang nyaman. Kenyamanan ditunjang oleh tatanan meja dan kursi yang rapi. Ada juga ruang-ruang khusus yang diperuntukkan khusus buat pengunjung pasangan maupun keluarga. Juga ada yang buat rombongan lhoo, karena ada meja berjajar panjang dalam satu ruangan. Interiornya bagiku cukup oke, dilengkapi dengan ornament-ornamen, lampu-lampu kecil tergantung disana sini, tanaman artificial yang mempercantik serta tatanan meja yang maksimal. Kental dengan suasana kayu, yang bercitarasa ‘tua’, kaya dengan pengalaman.


Interiornya keren ini.  (foto @mas_lahab)
Ini nih ruangan yang buat rame-rame bareng komunitas.  (foto @mas_lahab)

Salah satu ruang yang cocok buat keluarga.  (foto @mas_lahab)
Pelayanannya ramah. Lumayan gesit. Mereka sudah fasih dengan aneka nama menu yang bagiku kadang terasa sulit heheee. Maklum lidah kampung ini.

Hanya satu yang mungkin mesti dipikirkan, yakni soal parkir. Posisi yang strategis di seberang istana kenegaraan, jalan raya besar (Jl. Juanda) yang ramai tentu tempat parkir menjadi penting. Dengan pengunjung resto yang sedemikian ramai, jika membawa kendaraan sendiri-sendiri tentu butuh lahan parkir. Tapi jangan khawatir, ada satpam yang siap membantu kita saat mencari ruang parkir. Sooo, tenang saja, pasti bisa diatur. Soalnya selama ini khan bisa berjalan dengan baik bukan? hehee.  

Tapi terlepas dari itu, lokasi  Happy Day Restaurant benar-benar asyik dan mudah terjangkau. Nah untuk kawan-kawan yang pengen hangout asyik di lingkungan pusat Ibukota, pastinya Happy Day Restaurant akan bikin hari makin happy deh. Trully, Everiday is a Happy Day!

*Semua Foto dokumen pribadi.

@rahabganendra aka @mas_lahab



Batagor Riri Ole-ole Khas Bandung

  


Sebenarnya sudah lama aku mendengar nama populer makanan khas Bandung, Batagor Riri ini. Namun belum pernah mencobanya heheee. Maklum jarang ke Bandung karena tinggal di Bogor. Hingga kemarin pada Kamis 11 Juni 2015, keberuntungan jatuh padaku, saat bersama kawan-kawan Blogger diajak berkunjung ke Lapas Sukamiskin Bandung. Acara yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya ini beragenda menemui salah seorang anggota Dewan Penasehat yang tersandung hukum, Indar Atmanto sekaligus karyawan PT Indosat.

Kami diberi buah tangan berupa snack dan satu kotak menu batagor riri! Wah surprise beneran ini heheeee. Tak sabar rasanya mencicipi batagor khas Bandung yang terkenal itu. Makanya tak lama keesokan harinya, langsung dah batagor digoreng. Satu kotak terdiri batagor/ siomay juga tahu. Lengkap dengan sambal dan jeruknya. Lalu gimana cara ngolahnya?




Sebenarnya langsung dicicipin sih oke saja, namun kalau mau lebih optimal rasanya, bisa dikukus maupun digoreng. Tenang saja ada aturan alias cara mengolahnya di dus kartonnya. Tertulis dengan jelas kok hehee… soo ga usah bingung dah. Cara penyajiannya begini:

1. Bila dalam kondisi setengah matang, tahan di kulkas 2 – 5 hari
2. Bila ingin lebih lama bisa ditaruh di frezer, setelahnya bisa digoreng kembali. Namun sebelumnya dikukus sekitar 10 menit baru digoreng.
3. Batagor bisa langsung disajikan dengan dikukus selama 10 – 15 menit, langsung disajikan.

Simple dan gampang banget deh.

Eh sejarahnya, konon Batagor Riri adalah pelopor batagor di Bandung sejak 1985. Dah lama juga yaaa, tentu berpengalaman banget ini. Batagor Riri ini bener-bener bercitarasa khas dan lezat, maklum dibuat dari bahan nomor 1, berkualitas dan halal. Wah layak juara deh.

Pastinya batagor Riri ini cocok buat ole-ole bagi teman, keluarga, karena tahan lama. Eh tau gak, Batagor riri ini sampai ke Tokyo, Jepang loorrr. Keren khan. Pokoknya buat yang kangen sama batagor riri ada vacuum pack yang bisa bertahan lama di perjalanan ke luar negri.

Bahkan banyak yang bilang, “Belum ke Bandung rasanya jika belum ke Batagor Riri”. Anda penasaran rasanya?

Yukkkk datang saja J

BATAGOR RIRI
Jalan Burangrang 41, Bandung
Jalan Doktor Djunjunan No.135E (Pasteur) Sebelum Mall BTC.Passion outlet Jl Riau 36,
Paskal Hypersquare ruko A21, Jl kebon kawung 48 Bandung
Info 022 7303349
Twitter: @batagoriri

#SalamKenyang #SalamLahab

@mas_lahab