In Goyang Lidah Review

Menu Para Bandit yang Menantang Nyali!


Warung Ayam Bandit (ganendra)

Pernah dengar nama-nama menu ala bandit? Menu berbahan ayam dengan aneka pilihan rasa, juga tingkat kepedasan. Nama menunya juga sangat beda, ngeri-ngeri loorrr. Mau tahu?

Neh kukasih tahu, ada menu ayam perampok, ayam pembunuh, ayam pencuri, ayam pencopet, ayam bajak laut, ayam begal dan masih banyak lagi. Hahaha kocak khan?  Semua menu itu adalah sajian bahan ayam bakar. Bedanya di sambalnya. Ada tingkatan pedas yang berbeda-beda. Bener-bener uji nyali, soalnya ada ayam bakar yang dicelupin ke sambal sampe 4 kali!! Bayangin pedasnya. Tapi bukan hanya sekedar pedas loorr, cita rasa bumbunya nikmat dan keren. Enak dan khas ayam bandit. Konon menurut sang pemilik, Tito, resepnya adalah turunan dari keluarga. 

“Ibu dan bapak saya yang bikin resepnya mas,” katanya. 

Dan resep itu bertahan sampai sekarang. Bahkan ada salah satu karyawannya, Mbak Tutik yang sudah memahami ‘ilmu resep’ itu. Dia sendiri sudah bertahan menjadi kokinya selama 10 tahun! Artinya citarasa ayam Warung Bandit tetap terjaga. 

Nah saat aku kesana, karena tahu dari Opensnap. Saat search warung makan di Kedoya, tampillah Warung Ayam Bandit ini. Penasaran akan nama warungnya yang ‘sangar’ aku bergegas mencarinya. Tak jauh sih dari kantorku di Jl. Tubagus Angke. Paling 10 menit doang. Dan ternyata gak sulit mencari lokasinya. Maka aku langsung pesan makanan. Melihat daftar menu, aku penasaran dengan ayam perampok. Maklum aku senang yang pedas-pedas manis. Itu dikasih tau ma karyawannya, kalau menu Ayam Perampok itu rasanya pedas manis. Okelah.

Tambah pete josss (Ganendra)
nama-nama menu ayam bandit (ganendra)

Menunggu ayam dibakar dan dibumbui sebagai menu ayam perampok tak lama. Siaplah tersaji, aku pesan pete goreng juga. Passs banget dengan sambalnya, lalu… madyaanggg soon. Aku mencicipi ayam perampok itu. Benar enak juga, ayamnya gak amis, dengan bumbu yang berasa manis ada pedas-pedanya juga. Heheee.. Akhirnya abislah menu itu kusantap. Jadi 1 porsi ayam perampok Rp. 13000. Ditambah tempe goreng, nasi putih, pete goreng, plus es the manis semua habis Rp. 27 ribu. Eh es tehnya gratis ding, soalnya pas ada promosi hanya dengan twit menu, dapet gratis es teh manis. Lumayaaannn.

Oiya, Warung Ayam Bandit ini juga menjadi pilihan anak muda loorr untuk kumpul-kumpul, acara ultah dan lain-lain. Tempatnya she bisa dimaksimalkan lesehan 50 orang, tanpa meja. kalau ada mejanya kira-kira muatlah 30 orang. Wis pokoknya, Warung Ayam Bandit,  layak jadi pilihan sebagai tempat makan enak di Jakarta Barat.


Oyaaa abis makan tak lupa kuupload fotonya di Opensnap. Soalnya kupikir, Warung Ayam BAndit ini bisa menjadi pilihan sebagai tempat makan menu yang unik di Jakarta Barat. 

Oya operasi Opensnap, mudah saja kok. Di aplikasi itu kita bisa upload gambar plus kesan-kesannya. Kita juga bisa upload makanan menu rumahan yang kita bikin ataupun jajanan dengan menu Feature Home.Asyik khan bisa lebih banyak explore.

Selain itu di Opensnap kita bisa cari lokasi makanan menurut kategori, misalnya ayam, bebek, atau yang lain. Maka muncullah warung ataupun tempat makan yang sedia menu yang dicari itu. Tinggal pilih saja, klik langsung ada foto lokasi makannya, lengkap dengan alamat dan no telepon. Kerennya lagi biar gak bingung ada map-nya juga. Wis, gampang banget deh. Aplikasi opensnap ini bener-bener membantu kita yang bingung kalo cari makan. Pokoknya kalo bingung tempat makan yang romantis Something Different, coba saja via Opensnap.com. Gak bakalan nyesal. #SalamMadyang

WARUNG AYAM BANDIT
FB : Warung Ayam Bandit
Twitter @ayambandit

@mas_lahab



Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Featured Post

Saat Tau Makanannya Gak Enak, Food Blogger Mesti Motret, Gimana Ya?

SEBAGAI Food Blogger kecuali sering icip-icip makanan dan minuman beraneka rupa, dalam   menuliskannya tentu sangat butuh foto-foto...

Google+ Followers

Viva LOG