Bebek Goreng Rempah ala Chef Alberto Hotel Arcadia

Foto @bozzmadyang @madyanger
Ikut acara Media Luncheon and Cooking Class  di Horison Arcadia Mangga Dua, Jakarta kok ya pass banget menu olahan favoritku, bebek.

Nama menunya Bebek Goreng Rempah bareng Chef Alberto Sibuea dari Hotel Arcadia by Horison Mangga Dua Jakarta. 
Chef Alberto. (Foto @bozzmadyang @madyanger)
(Foto Dokpri)
Ternyata doi sudah berkelas dunia loorr. Soalnya masuk team expert world asean skill Bangkok 2018, mewakili Indonesia di ajang World Skills ASEAN Bangkok 2018, dan dapet bronz medal for cooking skill, Agustus 2018. Pasti jaminan mutu racikan masakannya.

Buktinya racikan Bebek Goreng Rempah bikin mata nanar, saking berseranya. Masaknya seeh gampang kok. Aku yakin bisa praktikin di rumah. Kapan2 deeh. Yang minat cicipin yaa ndaftar ajah hahaa.

Resepnya simple:

BAHAN: bebek lokal, bawang putih, bawang merah, kunyit, kemiri, santan, serai, daun jeruk, minyak goreng, gula, garam, nasi, sambal, wortel, kacang panjang, jagung bayi, tomat segar, lada hitam, gula merah, asem.
Bebek lokal saja yang potongnya halal. (Foto @bozzmadyang @madyanger)
Aneka rempah. (Foto @bozzmadyang @madyanger)
BAHAN untuk CAMPURAN: bawang putih, shalot, kemiri, tumeric, serai, galanggal, cabe merah

CARA MASAK: potong bebek menjadi 4 bagian dan kemudian sampai bersih, direndam dengan garam dan merica lebih dari 30 menit

Panaskan minyak goreng ke dalam wajan. Masukan semua bahan yang dihaluskan sampai matang dan berubah warna sedikit gelap.
Sedap. (Foto @bozzmadyang @madyanger)

Sedap. (Foto @bozzmadyang @madyanger)

Sedap. (Foto @bozzmadyang @madyanger)

Tambahkan air, tamarint, lemon, kapulaga, garam, lada, gula merah. Masukkan bebek ke dan didihkan lebih dari 45 menit sampai bebek empuk. Goreng Bebek ke dalam minyak goreng dengan 130 C lebih dari 5 menit. Bebek siap disajikan.

SAMBAL BAWANG

Bahan: bawang putih, bawang merah, cabe rawit besar, cabe rawit merah, garam, gula pasir.


Bersihkan dan tumis semua bahan dengan minyak goreng hingga lunak. Masukkan semua bahan ke dalam prossesor makanan, tambahkan garam dan gula, lalu aduk. Minyak goreng dengan 130 derajat Celcius ke dalam sambal.


SAYURAN

Potong semua sayuran, rebus dengan air panas. Tambahkan dengan mentega, bawang putih dan gula.

Sooo gampang tho. Bagi yang gak demen bebek, boleh kok diganti ayam. Kreasikan saja. Bebvas. Selamat mencoba.
Siap madyang. Sedap. (Foto @bozzmadyang @madyanger)

Siap madyang. Sedap. (Foto @bozzmadyang @madyanger)
Siap madyang. Sedap. (Foto @bozzmadyang @madyanger)

#SalamMadyang

IG : @madyanger @bozzmadyang

Nasi Lemak Anti Lemak ala Mama Malaka

Dok @Madyanger
Kali pertama datang ke Resto Mama Malaka di GPS (Green Pramuka Square) pada Rabu 28 November 2018. 

Datang udah malam sekitar jam 21.00 wib. 9 malam getu, soalnya abis acara #Nangkring bareng Kompasiana dan BPJS. 

Kalo dari namanya, kek ala resto Malaysia. Restonya apik, dekorasi unik.
Indoor (foto @madyanger)

Indoor (foto @madyanger)
 Banyak gambar-gambar  model kartun. Ada seperti Mama endut tuh. 😊😊😊
Dok @Madyanger

Dok @Madyanger

Ruangan ada outdoor-nya dan indoor. Aku pilih indoor, soalnya gak ngrokok. hehee.  Ada banyak meja yang di-seting berempat. Ada juga bangku untuk lebih banyak orang.

Cicipin nasi lemak, sweet cassava kek singkong thai, fried dumpling, dan minum es teh tarik. Take away Singkong Garlic ma tape bakar.

Nasi lemak oke. Nasinya enak. Ada rendang yang empuk, dadar telur, sayuran, kacang tanah goreng, plus sambal. Ini suka. Nasi enak, sambal pedasnya sedang. Porsi passs gak bikin tubuh berlemak deh hahaa.
Nasi lemak. (foto @madyanger)
Nasi lemak. (foto @madyanger)
 Fried Dumpling, satu porsi isi 5 dikasih seledri juga. Dialasin daun pisang. Cicipin satu, sharing ma temen. Enak cuman tepungnya agak keras.
Fried Dumpling (foto @madyanger)
 Sweet cassava oke punya. Singkongnya empuk eeuyy. Gue ampe nambah. Awalnya sharing ma temen. eeh kurang hahaa.
Sweet Cassava (foto @madyanger)
Singkong Garlic, ada pedasnya, singkong gorengnya bolehlah lebih empuk lagi hehee.

Nah kalo tape bakar suka. Tapenya diancurin dibentuk lalu dibakar. Rasanya manis. Lupa request ga usah pake topingnya hehe. Soalnya tape udah berasa manis bangets. menurutku seehh.
Tape bakar. (foto @madyanger)
Soal layanan, karena pass ramee bareng banyak kawan #kompasianers, jadi antre buanyaakk. Maklum deehh jadinya lama, sampe lewat jam tutup. 😊😊😊
#Kompasianer bukan gerebek. (foto @madyanger)
Kali laen mo coba satenya. Penggila sate seeh 😋😋😋
 (foto @pratem)
#madyanger #bozzmadyang

Ketampol “Lontong Goblok”, Lontong Spesialis Festival


Lontong Goblok ala JSFF 2018. (Foto @madyanger)
"Lontong Goblok? Opo kui mbak?” Tanyaku ama mbak penjual ketika baca papan nama menu di depan standnya.

“Ya lontong campur ini mas," jawab mbaknya sambil nunjukin telor balado,  sambal merah, lodeh dan tauco. Ya, pakai tauco. Ooo ini kuliner Lontong medan.

Namanya sadez "Lontong Goblok"  Ternyata "Goblok" itu singkatan dari "Goyang Lidah Bersama Lontong Kare".

Kok baru denger namanya ya.  Ya iyalah ini lontong yang khusus hanya  ada saat  festival kuliner saja.   Aslinya seeh namanya sekadar lucu-lucuan saja.  Akhirnya menjadi nama  stand lontong yang  dipamerin di festival-festival kuliner.

Seperti yang kutemui ajang Jakarta Street Food Festival (JSFF) 2018 yang sedang digelar di La Piazza Mal kelapa Gading Jakarta Utara itu. Kalau dalam keseharian ini namanya Lontong Medan yang populer itu.

Lontong Goblok ini ada diantara 50 stand kuliner jalanan beraoma Asia. Itu sesui dengan tema  “The Taste of Asia". Lontong Goblok bersanding dengan Tandur Tango, Japadog, Squidmore, Mr. Jhon Singapore, Kun Kun Bowl, Kazuhiro, Omlet Bread India, Potetah, dan masih banyak lagi.
Lontong Goblok ala JSFF 2018. (Foto @madyanger)
Tergoda oleh tampilan tauco di display bareng telor balado, sambal merah plus sayur lodehnya, pesanlah satu. Ehh ternyata ada promo buy 1 get 1. Cocoklah, soalnya pas bareng seorang teman hehe. Jadi 30K dapat 2 porsi, tapi belum lauk tambahan seeh. Gak apa, ekonomis hahaa.

Dapetlah 2 porsi Lontong Goblok yang ternyata full di wadahnya. Gak puas, dan tergoda dengan Ayam Kare, aku pesan satu, seharga 18K.
Ayam Kare ala JSFF 2018. (Foto @madyanger)

Jadi kalau diitung-itung duit 50K masih ada kembaliannya yes. Buat dua orang loor. Hahaa. Apalagi kalau 100K, dapet 2 porsi plus 1 lauk dan 2 Alpukat Kocok loorr. Siapa bilang 100K cuman dapet dikit bahan olahan dapur hihiii.

Atau kalau mau makan rame-rame gak perlu kayak cerita Genknya Fadli. Tau kan? Itu yang video ngapak-ngapak ala daerahnya Tamita dan Agatha Mey. Makan seporsi sendoknya tiga atau minum segelas sedotannya teluuu. Bahahaa.  

Jadi seporsi komposisinya, ada telor balado, lodeh, tauco, teri, sambal merah dengan kuah mlekoh yang kental dan gurih.
Lontong Goblok ala JSFF 2018. (Foto @madyanger)

Cita rasa khasnya muncul di tambahan tauco dan tentu ikan teri yang asin gurihnya nggigit banget 😋 

Rasa dilengkapi dengan sayur lodeh, sayur masakan rumahan sehari-hari yang sederhana. Terus tahu dan telor balado. Kalau mau pedas ada sambal merah. Sesuain selera. Kuahnya, kuah mlekoh kentel banget, berasa sampai seruputan terakhir lorrr.

Kalau kekurangan lauk, kamu bisa memilih lauk tambahan. Misalnya ayam goreng atau ayam semur. Kalau aku tambah ayam kare. Karenya berasa bener rempahnya. Manis-manis nikmat.

Dengan harga segetu, Lontong Goblok ini berasa paling ekonomis di ajang Jakarta Street Food Festival 2018 ini dengan tawaran rasa yang bikin gak rela nyisain hehee.

Kalau masih kuat perut nampung, selain  Lontong Goblok bolehlah buat camilan dengan bakso pentol pedas. Tapi awas buat kamu yang gak demen pedas, jangan coba-coba yaa hahaa. Iyaa loorr, ini baakso pedas banget.
Bakso Pentol ala JSFF 2018. (Foto @madyanger)

Aku beli dengan rasa mix, campur-campur. Ada bakso mozzarella, telor, urat. Jadiin satu seharga 30K. Agak mahalan seeh yaa, secara dapet sekitar 7 an bakso dengan ukuran umum. Tapi ndak papalah namanya juga harga festival. Bakso ini kata penjualnya sebenarnya kreasi saja. Ala Jawa Timuran.

“Kita suka kreasi, biar kuliner kita main kaya,” kata mas penjualnya yang heboh banget. Wah setuju wesss sama mas yang heboh. Lihat hebohnya di  Youtube @madyanger di bawah ini. Heboh banget dianya hahaa. Bolehlahh.


Jangan lupa minumnya. Aku cobain Alpukat Kocok rasa duren. Secara demen buah alpukat dan durian. Lumayan buat menyegarkan dahaga. Rasanya manis, tapi agak kebanyakan air. Kalau Eryani bilang, mestinya gak ditambahin air.

“Atau kasih dikit ajah,” katanya sambil nahan pedas, selepas makan satu biji Bakso Pentol. Pedass mbok haha.

Soo, kamu yang mau cobain taste of Asia, cukup datang saja ke JSFF 2018 di La Piazza. Buruan sebelum 25 November 2018 yess. Salam madyaaang!

#SalamKuliner #MerawatKuliner Tradisional

@bozzmadyang @madyanger

(VLOG) Bakso Pentol Pedezzzz


Ketemu Bakso Pentol Pedez ala Jawa Timuran di ajang Jakarta Street Food Festival (JSFF) 2018  di La Piazza, Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ada macam-macam bakso. Bakso urat, telor, mozarella dan lain-lain. Plus tersedia ceker.

Aku seeh cobain bakso mix ajah, biar bisa rasain semua variannya. Habisnya ngiler, apalagi penjualnya provokatif banget hahaa. Kalau ceker, hmmm takuut cobain.

Soo kamu yang mau cicipin aneka taste of Asia di ajang JSFF 2018 ini datang ajah, masih digelar sampai 25 November 2018 yes.

@bozzmadyang @madyanger 

(VLOG) Berburu Cungkring, Kuliner Langka Khas Bogor



Kang Deden, penjual Cungkring pikulan di Gang Aut, Surya Kencana Bogor ini tiap pagiii begini ini... dikerubungi penggila kuliner langka khas Kota Hujan. 😍 Cungkring atau kikil (kaki sapi) ini olahan resep turun temurun keluarganya sejak 1975.

Penampilan Cungkring sekilas biasa saja. Ditaruh dalam pincuk daun pisang dilapisi kertas bungkus. Ada kikil, tempe tepung garing, lontong lalu dibumbui kacang plus sambal sesuai selera. Di bumbu kacangnya kek ada sagunya yaa. Rasanya? Unik... Enyoooyyy 😋 Buka mulai 06.30 wib mpe sekira 10.00 an. Harga porsi lengkap sepincuk 17 K. Kalo hari biasa, sekira terjual 80an pincuk. Kalo wiken bisa capai 2 kali lipat... bahkan terkadang nyampe 200an pincuk!

@bozzmadyang @madyanger